Monday, February 20, 2012

MOTIVASI: SDM YANG BAIK ADALAH PEMBEBASAN BANGSA

WEST PAPUA     6:33 PM  


JOGYA (UMAGI)-- Pembelajaran efektif, bukan membuat Anda pusing, akan tetapi bagaimana tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan mudah dan menyenangkan. - M. Sobry Sutikno - 

Motivasi berpangkal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada di dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan. Bahkan motif dapat diartikan sebagai suatu kondisi intern (kesiapsiagaan).
Adapun menurut Mc. Donald, motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya "feeling" dan di dahului dengan tanggapan terhadap adanya tujuan. Dari pengertian yang dikemukakan oleh Mc. Donald ini mengandung tiga elemen/ciri pokok dalam motivasi itu, yakni motivasi itu mengawalinya terjadinya perubahan energi, ditandai dengan adanya feeling, dan dirangsang karena adanya tujuan. 

Namun pada intinya bahwa motivasi merupakan kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai. Dalam kegiatan belajar, motivasi sangat diperlukan, sebab seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar. 

Motivasi ada dua, yaitu motivasi Intrinsik dan motivasi ektrinsik. 
• Motivasi Intrinsik. Jenis motivasi ini timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan orang lain, tetapi atas dasar kemauan sendiri. 
• Motivasi Ekstrinsik. Jenis motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar. 

Bagi siswa yang selalu memperhatikan materi pelajaran yang diberikan, bukanlah masalah bagi guru. Karena di dalam diri siswa tersebut ada motivasi, yaitu motivasi intrinsik. Siswa yang demikian biasanya dengan kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru. Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang diberikan. Berbagai gangguan yang ada disekitarnya, kurang dapat mempengaruhinya agar memecahkan perhatiannya. 

Lain halnya bagi siswa yang tidak ada motivasi di dalam dirinya, maka motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan dari luar dirinya mutlak diperlukan. Di sini tugas guru adalah membangkitkan motivasi peserta didik sehingga ia mau melakukan belajar. 
Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, sebagai berikut: 

1. Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik. 
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siwa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar. 

2. Hadiah 
Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi. 

3. Saingan/kompetisi 
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya. 

4. Pujian 
Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun. 

5. Hukuman 
Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya. 

6. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar 
Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. 

7. Membentuk kebiasaan belajar yang baik 
8. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok 
9. Menggunakan metode yang bervariasi, dan 
10. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran 



Situasi pada saat  memberikan pemahaman dan motivasi kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD) YPPK Waghete II dari kelas 1-6, pada saat itu  tanggal 45 januari 2012, ungkapan dari Siswa-siswi pada saat itu bahwa kak kami bangga dan terimakasi atas memberikan motivasinya karena selama ini kami belum pernah mendapat hal yang serupa ini dan pulah Guru-guru juga kadan masuk tapi malah banyak yang tidak masuk biasanya selalu hadir hanya kepala sekolah, tutur siswa dalam bahasa Daerah dan bahasa Indonesia, dengan jiwa yang sedih untuk menimbah ilmu? Siapa yang akan menangani tantangan besar ini?, sementara dinas pendidikan tidak penuh peratian, guru-guru malas di sekolah, generasi mudah semua mau jadi politikus uang? "Yulius Pekei"

FOTO ANAK-SD YPPK WAGHETE KABUPATEN DEIYAI


KELAS 1-6 SD YPPK WHGT







INILAH MOTIVASI INGIN MAU SEKOLAH SD YPPK WGHT


INILAH MOTIVASI BELAJAR MANDIRI TANPA GURU.SD YPPK WAGHETE


SUMBER: FORUM WISSEL MEREN

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

papuatvnews

Loading...

Free West Papua Videos

Loading...

Aktivis Pro Papua Merdeka

Loading...

Free West Papua Compaign

Loading...