Kegiatan aksi Pada hari senin, 13 Oktober 2004 di Manokwari mulai star
dari sekretariat KNPB Mnukwar ,Dengan alamat jalur gaza amban manokwari
menuju ke jalan raya utama Amban- Kota Manokwari, Mulai star dari
sekretariat KNPB Mnukwar pada Jam.08.30 wp pagi diawali dengan doa
disekretariat dan mulai menuju ke Jalan Raya Utama depan Kampus
Universitas Negeri Papua (UNIPA) yang merupakan titik kumpul, Tibah di
titik kumpul pada jam 09.04 wp
Setelah setibah disana orator
sedang dalam orisi –orasi politik secara bergantian oleh orator-orator
yang ditunjuk sebelumnya, sementara orasi-orasi masa aksi mulai
berdatangan sementara dalam masa aksi berkumpul dan sedang orasi
datanglah Kepolisian (POLSEK) Amban Manokwari bersama anggotanya pada
pada jam 10.12 wp, Kapolsek Amban mengunakan satu Mobil Polisi Datang
titik kumpul masa aksi, setelah satu menit kemudian datang lagi tiga
anggota polisi mengunakan satu mobil, saat kedatangan KAPOLSEK Amban
masa terus orasi-orasi oleh orator KNPB Wilayah Mnukwar, setelah pukul
10.24 wp terjadi negosiasi antara negosiator dari KNPB Yoram Magai
dengan Polisi pada prinsipnya kepolisian melarang keras aksi
KNPB Wilayah Mnukwar untuk Turun Jalan atau Long Mark pada hari ini
senin 13 Oktober 2014,
Setelah Negosiasi Polisi Melarang Long Mark
Maka Negosiator Pun Sikap pada prinsipnya tetap turun jalan atau Long
Mark akhirnya polisi tersebut mengaku atas perintah atasanya kapolres
Manokwari, Melarang aksi Long Mark, Karena alasan Kapolres bahwa sedang
ada kegiatan di kota dan banyak aktifitas sehingga mereka mengaku
melarang aksi turun jalan, Namun Negosiator (Magai) pun mempertahankan
tetap aksi kita hari ini long mark ke titik finis sesuai Surat pemberi
Tahuan KNPB Wilayah Mnukwar pada tiga hari sebelumnya, Orator
mengatakan mengapa pada saat masukan surat pemberitahuan tidak larang
sampai hari kami sudah siap turun jalan lalu datang membatsi aksi kami.
Namun polisi mengatakan ini perintah atasan kapolres manokwari, Jadi
Kami (POLISI) mencobah untuk hubunggi kapolres Manokwari agar Kapolres
bisa datang untuk menjelaskan maksud larangan aksi KNPB Mnukwar, Tepat
pada 11.09 wp datanglah kapolres Manokwari sehingga terjadi Negosiasi
dengan Negosiator KNPB Yoram, Negosiasi selama satu Jam dalam Negosiasi
tersebut pada intinya aksi KNPB dan PRD Mnukwar hari ini polisi melarang
keras untuk Long Mark dengan alasan sama seperti tadi Anggota Polisi di
sampaikan, dilarang mengganggu aktifitas kegiatan di kota karena di
kota manokwari ada bayak aktifitas yang dijalankan oleh masyarakat, itu
merupakan suatu alasan yang tidak tepat namun dengan terpaksa
diterimah oleh KNPB dan PRD Wilayah Mnukwar bersama Masa aksi.
Kegiatan aksi di tempat pada Jalan Raya utama amban depan Kampus
Universitas Negeri Papua (UNIPA) dalam aksi ini turut ambil bagian juga
oleh presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa, mulai kegiatan
pada jam 11.34 wp susunan acara di bacakan oleh Marinus Wandikbo salah
satu anggota KNPB Mnukwar setelah itu Doa Pembukaan Maupun Firman Tuhan
dibawahkan oleh Pdt.Martinus Manggara Sampai akhiri Ibadah pada jam
12.19 wp Manokwari.
Mulai orasi politik pada jam 12.19 wp, orasi
dari, Perwakilan Pemuda, Perwakilan Mahasiswa oleh Presiden Mahasiswa
Aloysius Siep setelah berakhir dilanjutkan oleh Wakil Presiden
Mahasiswa, orasi berikut dari perwakilan Orangtua selanjutnya
orasi-orasi politik dari PRD Yaitu dari Sekjend PRD Mnukwar Rafael
Natkime dan Ketua I PRD Mnukwar Ruben Bonay, Orasi demi orasi yang
disampaikan pada intinya kejahatan Negara NKRI terhadap orang papua di
Tanah Papua dan Mendesak Akses Jurnalis ke tanah Papua dan mendesak
indonesia menghargai Demokrasi di Tanah West Papua.
Orasi
terakhir disampaikan oleh Badan Pengurus Wilah Komite Nasional Papua
Barat (KNPB) Mnukwar, Alexander Nekenem bersama Sekretari Satu Yoram
Magai, setelah orasi- orasi politik membacakan stekmen politik.
setelah berakhir dari seluruh Rangkaian kegiatan di tutup dengan doa
bersama doa penutup dipinpin Pdt.Manggara.berakhir dari seluruh kegiatan
maka membubarkan diri masing-masing. demikian Kronologis aksi KNPB
di Manokwari,
Ones Nesta Suhuniap/Central Board Of The National Committee For West Papua
Setelah setibah disana orator
sedang dalam orisi –orasi politik secara bergantian oleh orator-orator
yang ditunjuk sebelumnya, sementara orasi-orasi masa aksi mulai
berdatangan sementara dalam masa aksi berkumpul dan sedang orasi
datanglah Kepolisian (POLSEK) Amban Manokwari bersama anggotanya pada
pada jam 10.12 wp, Kapolsek Amban mengunakan satu Mobil Polisi Datang
titik kumpul masa aksi, setelah satu menit kemudian datang lagi tiga
anggota polisi mengunakan satu mobil, saat kedatangan KAPOLSEK Amban
masa terus orasi-orasi oleh orator KNPB Wilayah Mnukwar, setelah pukul
10.24 wp terjadi negosiasi antara negosiator dari KNPB Yoram Magai
dengan Polisi pada prinsipnya kepolisian melarang keras aksi
KNPB Wilayah Mnukwar untuk Turun Jalan atau Long Mark pada hari ini
senin 13 Oktober 2014,
Setelah Negosiasi Polisi Melarang Long Mark Maka Negosiator Pun Sikap pada prinsipnya tetap turun jalan atau Long Mark akhirnya polisi tersebut mengaku atas perintah atasanya kapolres Manokwari, Melarang aksi Long Mark, Karena alasan Kapolres bahwa sedang ada kegiatan di kota dan banyak aktifitas sehingga mereka mengaku melarang aksi turun jalan, Namun Negosiator (Magai) pun mempertahankan tetap aksi kita hari ini long mark ke titik finis sesuai Surat pemberi Tahuan KNPB Wilayah Mnukwar pada tiga hari sebelumnya, Orator mengatakan mengapa pada saat masukan surat pemberitahuan tidak larang sampai hari kami sudah siap turun jalan lalu datang membatsi aksi kami.
Namun polisi mengatakan ini perintah atasan kapolres manokwari, Jadi Kami (POLISI) mencobah untuk hubunggi kapolres Manokwari agar Kapolres bisa datang untuk menjelaskan maksud larangan aksi KNPB Mnukwar, Tepat pada 11.09 wp datanglah kapolres Manokwari sehingga terjadi Negosiasi dengan Negosiator KNPB Yoram, Negosiasi selama satu Jam dalam Negosiasi tersebut pada intinya aksi KNPB dan PRD Mnukwar hari ini polisi melarang keras untuk Long Mark dengan alasan sama seperti tadi Anggota Polisi di sampaikan, dilarang mengganggu aktifitas kegiatan di kota karena di kota manokwari ada bayak aktifitas yang dijalankan oleh masyarakat, itu merupakan suatu alasan yang tidak tepat namun dengan terpaksa diterimah oleh KNPB dan PRD Wilayah Mnukwar bersama Masa aksi.
Kegiatan aksi di tempat pada Jalan Raya utama amban depan Kampus Universitas Negeri Papua (UNIPA) dalam aksi ini turut ambil bagian juga oleh presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa, mulai kegiatan pada jam 11.34 wp susunan acara di bacakan oleh Marinus Wandikbo salah satu anggota KNPB Mnukwar setelah itu Doa Pembukaan Maupun Firman Tuhan dibawahkan oleh Pdt.Martinus Manggara Sampai akhiri Ibadah pada jam 12.19 wp Manokwari.
Mulai orasi politik pada jam 12.19 wp, orasi dari, Perwakilan Pemuda, Perwakilan Mahasiswa oleh Presiden Mahasiswa Aloysius Siep setelah berakhir dilanjutkan oleh Wakil Presiden Mahasiswa, orasi berikut dari perwakilan Orangtua selanjutnya orasi-orasi politik dari PRD Yaitu dari Sekjend PRD Mnukwar Rafael Natkime dan Ketua I PRD Mnukwar Ruben Bonay, Orasi demi orasi yang disampaikan pada intinya kejahatan Negara NKRI terhadap orang papua di Tanah Papua dan Mendesak Akses Jurnalis ke tanah Papua dan mendesak indonesia menghargai Demokrasi di Tanah West Papua.
Orasi terakhir disampaikan oleh Badan Pengurus Wilah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar, Alexander Nekenem bersama Sekretari Satu Yoram Magai, setelah orasi- orasi politik membacakan stekmen politik.
setelah berakhir dari seluruh Rangkaian kegiatan di tutup dengan doa bersama doa penutup dipinpin Pdt.Manggara.berakhir dari seluruh kegiatan maka membubarkan diri masing-masing. demikian Kronologis aksi KNPB di Manokwari,
Setelah Negosiasi Polisi Melarang Long Mark Maka Negosiator Pun Sikap pada prinsipnya tetap turun jalan atau Long Mark akhirnya polisi tersebut mengaku atas perintah atasanya kapolres Manokwari, Melarang aksi Long Mark, Karena alasan Kapolres bahwa sedang ada kegiatan di kota dan banyak aktifitas sehingga mereka mengaku melarang aksi turun jalan, Namun Negosiator (Magai) pun mempertahankan tetap aksi kita hari ini long mark ke titik finis sesuai Surat pemberi Tahuan KNPB Wilayah Mnukwar pada tiga hari sebelumnya, Orator mengatakan mengapa pada saat masukan surat pemberitahuan tidak larang sampai hari kami sudah siap turun jalan lalu datang membatsi aksi kami.
Namun polisi mengatakan ini perintah atasan kapolres manokwari, Jadi Kami (POLISI) mencobah untuk hubunggi kapolres Manokwari agar Kapolres bisa datang untuk menjelaskan maksud larangan aksi KNPB Mnukwar, Tepat pada 11.09 wp datanglah kapolres Manokwari sehingga terjadi Negosiasi dengan Negosiator KNPB Yoram, Negosiasi selama satu Jam dalam Negosiasi tersebut pada intinya aksi KNPB dan PRD Mnukwar hari ini polisi melarang keras untuk Long Mark dengan alasan sama seperti tadi Anggota Polisi di sampaikan, dilarang mengganggu aktifitas kegiatan di kota karena di kota manokwari ada bayak aktifitas yang dijalankan oleh masyarakat, itu merupakan suatu alasan yang tidak tepat namun dengan terpaksa diterimah oleh KNPB dan PRD Wilayah Mnukwar bersama Masa aksi.
Kegiatan aksi di tempat pada Jalan Raya utama amban depan Kampus Universitas Negeri Papua (UNIPA) dalam aksi ini turut ambil bagian juga oleh presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa, mulai kegiatan pada jam 11.34 wp susunan acara di bacakan oleh Marinus Wandikbo salah satu anggota KNPB Mnukwar setelah itu Doa Pembukaan Maupun Firman Tuhan dibawahkan oleh Pdt.Martinus Manggara Sampai akhiri Ibadah pada jam 12.19 wp Manokwari.
Mulai orasi politik pada jam 12.19 wp, orasi dari, Perwakilan Pemuda, Perwakilan Mahasiswa oleh Presiden Mahasiswa Aloysius Siep setelah berakhir dilanjutkan oleh Wakil Presiden Mahasiswa, orasi berikut dari perwakilan Orangtua selanjutnya orasi-orasi politik dari PRD Yaitu dari Sekjend PRD Mnukwar Rafael Natkime dan Ketua I PRD Mnukwar Ruben Bonay, Orasi demi orasi yang disampaikan pada intinya kejahatan Negara NKRI terhadap orang papua di Tanah Papua dan Mendesak Akses Jurnalis ke tanah Papua dan mendesak indonesia menghargai Demokrasi di Tanah West Papua.
Orasi terakhir disampaikan oleh Badan Pengurus Wilah Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukwar, Alexander Nekenem bersama Sekretari Satu Yoram Magai, setelah orasi- orasi politik membacakan stekmen politik.
setelah berakhir dari seluruh Rangkaian kegiatan di tutup dengan doa bersama doa penutup dipinpin Pdt.Manggara.berakhir dari seluruh kegiatan maka membubarkan diri masing-masing. demikian Kronologis aksi KNPB di Manokwari,
0 SILAKAN BERKOMENTAR :
silakan komentar anda!