Wednesday, June 13, 2012

Aktivis Papua Semarang "TUNTUT" Stop Kekerasan di Papua

WEST PAPUA     12:34 AM   No comments


SEMARANG(UMAGI)-- Aksi kekerasan yang terus terjadi di Papua dan minimnya penuntasan kasus kekerasan tersebut, mendapat kecaman dari sejumlah aktivis HAM Papua yang tinggal di kota Semarang. Aksi solidaritas dan kecaman itu dilakukan dengan berunjukrasa di bundaran Undip, Rabu (13/6/2012).

Menurut koordinator aksi, Ottis Tipagau, kekerasan di Papua merupakan kelanjutan dari kekerasan yang ditinggalkan semasa pemberlakuan Daerah Operasi Militer (DOM) di masa lalu. Namun saat ini kekerasan, penculikan, penembakan dan penyiksaan itu sudah mengalami pencanggihan.

"Jika dahulu dilakukan militer secara terbuka, saat ini dilakukan oleh milisi yang sudah terlatih. Sehingga bagi yang tidak tahu, rakyat papua akan gampang diadu domba dengan aparat negara," kata Ottis.

Para aktivis itu mencatat, sejak kasus pelanggaran HAM di Abepura tahun 2000, pelanggaran HAM di BIAK 1999, Wasior berdarah 2001, Wamena berdarah 2000 dan 2003, dan masih banyak lagi, tak pernah ada penegakan hukum yang tuntas. Kasus Abepura 2000 memang ditangani sampai ke pengadilan, namun pelakunya divonis bebas di pengadilan di Makassar.

"Terakhir adalah penembakan mahasiswa dan masyarakat papua di Degeiwo Paniai 15 Mei 2012 lalu. Pelakunya diduga adalah Brimob, namun sampai sekarang tak ada upaya pemerintah mengusut kasus itu," kata Ottis.

Para aktivis HAM ini kemudian menuntut pemerintah untuk membentuk tim investigasi independen yang memberi ruang bagi tim investigasi internasional untuk menuntaskan kasus kekerasan di Papua. Selain itu, mereka juga menuntut adanya pembebasan semua tahanan politik dan membuka ruang dialog di papua.
(Eds / Pio)SUMBER: http://jaringnews.com/

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.