Monday, May 14, 2012

Pro M Terima Novel Perdamaian

WEST PAPUA     1:46 AM   No comments


SERUI (UMAGI)- Sekitar 50-an Bendera Bintang Fajar dikibarkan masyarakat di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, MInggu (13/5).  Pengibaran bendera lambang separatis ini, sebagai bentuk luapan kegembiraan masyarakat Pro Papua merdeka (Pro M) atas adanya informasi penyerahan Novel perdamaian dari  pihak Amnesti Internasional kepada 16 Negara, termasuk pejuang Papua Merdeka yang berlangsung di  Newzeland/Selandia Baru, 12 Mei kemarin.  

Menurut pemahaman mereka,  penganugerahan Novel Perdamaian ini, adalah suatu campur tangan Tuhan yang luar bagi  bagi ‘bangsa Papua, sebab Novel ini tidak pernah diperjuangkan para pejuang Bangsa Papua, namun ternyata diberikan juga. Pemberian Novel perdamaian ini dianggap sebagai satu langkah maju untuk menuju proses penyelesaian Papua secara damai. “Untuk itu kepada seluruh warga masyarakat bangsa Papua yang mendiami Negara Republik Federal Papua Barat/Negara Cendrawasi ini agar bersama sama kita menaikan puji dan syukur kepadaTuhan, karena  selama ini Tuhan selalu turut campurtangan dalam perjuangan bangsapapua, sehingga halter sebut dinyatakan bagi kita semua segenap bangsa Papua,”demikian diungkapkan ‘Gubernur Wilayah II Saireri Daud Abon kepada Bintang Papua seusai upacara kebangsaan yang digelar rakyat Papua sebagaitanda ungkapan syukur atas campur tangan Tuhan hari Minggu (13/5), kemarin. Menurutnya penrimaan Novel Perdamaian ini diwakili tiga orang dari departemen luar negeri antara lain, DR Yakob Rumbiak, Herman Wanggai (diplomat Perjuangan Bangsa Papua di Asia), dan Markus Haluk.  
    
Daud Abon mengajak  kepada semua rakyat Papua yang mendiami pulau Yapen  agar terus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dalam menjaga kestabilan dan keamanan yang ada di atas tanah Yapen. Untuk itu, sebagai pimpinan Bangsa Papua wilayah II Saireri juga menghimbau dan meminta kepada TNI/Polri yang ada di atas tanah Yapen agar tidak boleh dan tidak pernah ada tindakan semacam intimidasi maupun teror terhadap rakyat sipil yang ada di atas tanah Yapen, karena selang beberapa waktu lalu telah beredar isu-isu yang membuat rakyat Yapen menjadi panik, oleh sebab itu terutama kepada pihak Kapolres agar jangan membuat hal-hal yang menakutkan/membuat rakyat menjadi panik, tetapi sangat diharapkan adanya koordinasi dan kerjasama yang baik, sehingga keamanan di Yapen dapat dijaga bersama-sama, karena Yapen adalah pencetus zona Damai bagi seluruh daerah di atas Tanah Papua.

Lanjutnya, kepada seluruh bangsa Papua yang ada di Yapen agar mari kita bersama-sama terus mengucapsyukur kepada Tuhan, sebab Tuhan selalu dan terus bersama bangsa Papua dalam memperjuangkan tanah dan hak bangsa Papua. Untuk itu dengan diberikannya Nobel oleh pihak internasional kepada bangsa Papua dan hal itu perlu disyukuri oleh seluruh rakyat yang ada dan kita juga harus terus bersama-sama bergandengantangan serta menjaga keamanan di daerah kita agar tetap aman dan terkendali dalam menantikan karya serta Mujizat Tuhan yang lebih lagi untuk kita bangsa  Papua dalam perjuangannya.

Ditambahkan Isak Samuel Kayoi, Ketua Komisi Dewannasional Negara Repulik Federal Papua Barat, semua perjalanan panjang dalam memperjuangkan hak hak bangsa khususnya rakyat bangsa Papua diatas tanahnya sendiri yaitu tanah Papua dan terlebih khusu lagi dihari ini 12 Mei 2012 yang  merupakan hari momentum bersejarah bagi seluruh perjuangan bangsa Papua,dimana 1961-1971 hingga kini telah ada di tahun 2012, maka seluruh rakyat Bangsa 

Papua perlu mengheningkan cipta dalam mengenang proses perjuangan panjang  yang telah dilakukan oleh bangsa Papua dalam memperjuangan hak dan tanahnya sehingga pada tanggal tersebut telah terjadi sesuatu yang telah memberikan titik terang bagi bangsa Papua dalam perjuangan panjangnya maka tepat pada tanggal 12 Mei 2012 di kota Selandia baru dimana pemerintah internasional Amnesti internasional cold and jastis telah menyerahkan sebuah Nobel dalam perjuangan tanpa kekerasan dalam kata human right the fender award yang diserahkan bagi seluruh wilayah di dunia dan salah satunya diberikan kepada seluruh rakyat bangsa Papua yang telah memperjuangankan hak-hak kebebasan di atas tanah Papua selama 50 tahun, tepat pada tanggal tersebut pukul 14.00 wit prosesi penyerahan Nobel yang langsung dilaksanakan oleh Amnesti Internasional perwakilan Selandia Baru, merupakan sebuah langkah-langkah, dimana proses penyelesaian bangsa Papua menuju kepada salf determanation dan setelah penyerahan tersebut, maka akan ada proses kelanjutan dimana pemerintah Indonesian akan mempertanggunjawabkan 56 tuntutan sebanyak 200 halaman yang selama ini menjadi komsumsi Amnesti internasional di Belanda

DIkatakan, sangat diharapkan dari prosesi penyerahan Nobel tersebut kiranya itu merupakan sebuah langkah awal menuju penyelesaian dan hal ini juga merupakan sebuah jembatan emas yang nantinya akan membawah bangsa Papua menuju saft determanesion/sebuah keinginan dari rakyat bangsa Papua yang  telah berjuang selama 50 tahunini. Untuk itu sebagai ketua komisi hokum dalam dewannasional dirinya menghimbau kepada seluruh rakyat bangsa Papua yang ada diatastanah Papua dan terlebih khusus  bagi rakyat yang ada di Yapen bagian Negara Federal wilayah II Saireri agar tetap menjaga dan menjalin kerja sama yang baik, sehingga keamanan dan kenyamanan tetapter kendali dalam setiap proses-proses yang dilalui hingga pada penetapan hak bangsa Papua pada bulan September nanti, kiranya semua rakyat bangsa Papua bisa tetap bersatu dalam menjaga keamanan di atas tanah ini hingga waktu penyerahan tersebut.

Acara prosesi penyerahan Nobel oleh Amnesti Internasional kepada bangsa Papua di diperingati oleh seluruh rakyat Papua wilayah II Saireri dalam bentuk ibadah pengucapan syukur dan dihadiri oleh berbagai perwakilan dari berbagai wilayah-wilayah yang ada di tanah Yapen dan beberapa utusan dari wilayah lain seperti dari Nabire, Biak, Waropen dan Mamberamo bagian Barat.  Dalam kegiatan tersebut rakyat Papua juga menaikkan bendera Bintang Fajar kurang lebih lima puluh bendera sebagai symbol bahwa prosesi rakyat bangsa Papua menuju kepada proses penyelesaian bangsa Papua.(seo/don/l03)

SUMBER: BINGTANGPAPUA

,

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.