Saturday, July 5, 2014

Mama Papua di tangkap saat bagi Selebaran boikot di Kaimana

WEST PAPUA     7:39 AM  



 Kaimana, KNPBNews – Setelah ke-6 aktifis KNPB Pusat dan ke-7 aktifis KNPB Timika ditangkap di Kaimana seorang Ibu Umi W. Safisa ditangkap oleh kepolisian Resort Kaimana saat ibu Safisa membagi Selebaran Boikot Pilpres 9 Juli 2014, depan pertokoan Kaimana Kota, hari ini Sabtu, 05 Juli 2014 sekitar pukul 09.30 waktu setempat.

Kronologis ini disampaikan oleh badan Pengurus KNPB Wilayah Fak-Fak, dan menurut KNPB Wilayah Fak-Fak bahwa “ Sekitar pukul 08:00, Polresta kaimana mengirim sejumlah pasukan yang berseragam preman menuju ke rumah Ibu Umi Werfete, namun mereka tidak menemukan karena Korban telah keluar dari rumah. Sehingga pada sekitar Pukul 09.30 sejumlah anggota menggeledah Korban (ibu Umi Werfete) di depan pertokoan Kaimana yang sedang membagi-bagi selebaran Boikot Pilpres 2014.

Saat kejadian itu berlangsung, seorang anggota KNPB (Sepi Surbay) mencoba melakukan pembelaan terhadap Ibu Umi, namun anggota kepolisian resort Kaimana ini membawa ibu ke kantor kepolisian resort kaimana untuk ditahan.

Setelah peristiwa penanggapan itu terjadi, pukul 10.00, Sepy Surbay anggota KNPB melaporkan peristiwa itu kepada anggota-anggota KNPB dan PRD Kaimana lain.

Menyikapi peristiwa penangkapan tersebut, anggota KNPB dan PRD Kaimana mendatangi Kantor Kepolisian Resort Kaimana untuk alasan penangkapan terkait penangkapan itu.

Setelah tiba di Polres Kaimana, masa KNPB dan PRD meminta kepada anggota kepolisian resort kaimana yang bertugas untuk memanggil Kapolres untuk berdialog dengan Masa. Saat di panggil oleh bawahannya, Kapolres Kaimana AKBP.H.R.SITUMEANG S.iK setelah mendengar tujuan kedatangan rombongan KNPB dan PRD, beliau mengambil sikap keras dengan mengusir bubar secara paksa rombongan KNPB dan PRD. Beberapa aggota kepolisian sempat melakukan dorongan keras kepada sejumlah anggota dan dalam peristiwa itu juga, seorang anggota Kepolisian Resort Kaimana memukul Ketua KNPB Kaimana Ruben Furay di depan jalan masuk Polresta Kaimana.

Tindakan ini di nilai bahwa Kepolisian Resort Kaimana tidak memiliki dasar untuk berargumentasi terkait selebaran Bikot Pilpres, sehingga sikap Kapolres Kaimana kepada masa tidak tunduk kepada Kovenan internasional tentang Hak Sipil dan Politik.

Dalam proses pembubaran secara paksa Kepolisian Resort kaimana ini, terdengar bahasa dari salah satu anggota Polres Kaimana yang berbunyi kita perang. Bahasa ini, merupakan sebuah ancaman dan juga intimidasi yang betul-betul terjadi dengan keras untuk mengamankan agenda Pilpres 09 Juli nanti.

Kapolres Kaimana saat menghadapi Masa dia berkata alasan penangkapan karena membagi selebaran Boikot Pilpres, “Mama itu bagi selebaran boikot PILPRES.” lanjutnya kepada masa KNPB bahwa “Saya tidak peduli dengan orang tua siapapun yang ada di KNPB atau Parlemen (PRD) Sudah cukup saya hargai kalian.” Ungkap Kapolres Kaimana saat ketemu masa KNPB.
SUMBER:KNPBNEWS.COM

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.