Thursday, December 6, 2012

NAPAS BERSAMA PRODEM AKSI PENOLAKAN RUU KEAMANAN NASIONAL

WEST PAPUA     11:05 PM   No comments



Aliansi Rakyat Tolak RUU Kemanan Nasional Mendatangi DPR RI dan Istanah Negrara, Mendesak Dibatalkan RUU Kamnas.


JAKARTA--  Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Tolak RUU Keamanan Nasional, yang terdiri dari, NAPAS, ICW, KontraS, Imparsial, Walhi, YLBHI, LBH Jakarta, Elsam, Lespersi, IDSPS, Aji Indonesia, LBH Masyarakat, Setara Institusi, LBH Pers, HRWG, The Ridep Institusi, FMN, LS-AD, SMI, JSKK, SEMA Paramadina, Sahabat Munir, GPPI, Kompak, FAM Indonesia, PMII Fak, Ushuludin UIN Jakarta, LKBHMI Ciputat, GMNI Cabang Jakarta Timur, PPR, FPPI, SMGI, UMCI, Korban 65, melakukan aksi di depan DPR RI dan Kemudian di Istanah Negara untuk Menolak RUU Kemananan Nasional dan Menolak kekerasan dan pelanggaran HAM.
Massa aksi melakukan longmars dari Fly-over senayan menuju DPR RI, dan melakukan aksi di DPR RI dari pukul 13.00 – 14.30WIB. Dalam orasi tersebut, orator dan perwakilan dari elemen-elemen yang berorasi meneyalkan DPR RI yang tidak menunjukan keberpihakan mereka terhadap rakyat. DPR RI dinilai hanya sebagai perwakilan kaum pemodal, bukan perwakilan rakyat. Koorlap (Eros) dalam orasi Politiknya selalu mengumandangkan “Kami Aliansi dengan tegas menolak RUU Kamnas karena RUU kamnas hanya penghiyanat reformasi dan penhiyanat rakyat”. RUU Kamnas pun dinilai sebagai upaya untuk mematikan ruang de mokrasi di indonesia, dan membuka ruang lebar agar terjadinya pelanggaran HAM yang besar, apalagi, sebelum RUU Kamnas dibuat, ribuan pelanggaran ham telah terjadi, dan tidak satu kasus pun yang terselesaikan. Turut hadir dalam aksi-aksi tersebut adalah anak-anak dan Ibu-ibu yang ingin agar RUU ormas ditolak dan ada keadilan di Negara Indonesia. Massa aksi pun melakukan hening selama 5 menit di depan Kantor DPR RI sebagai penghormatan terhadap Munir, karena pada waktu yang sama, Munir pun diperingati sebagai hari kelahirannya.
Aksi kemudian dilanjutkan di Istana Negara, pada pukul 15.30 – 17.00WIB. sebelum orasi-orasi dilakukan, 15 menit massa aksi melakukan aksi tutup mulut. Selanjutnya dilanjutkan dengan orasi-orasi politik sebagai desakan ditolaknya RUU Kamnas yang dinilai akan membahayakan dan mengancam hak hidup warga Negara Indonesia, terlebih khusus Papua. 
Dalam pernyataan sikap bersama, Aliansi tolak RUU Kemanan Nasional mendesak agar Pemerintah Batalkan pembahasan RUU Kemanan Nasional; Tuntaskan Penyelesaian Kasusu Munir; Hentikan Segala Bentuk Tindakan Kekerasan dan Pelanggaran HAM; Buka Ruang Dialog damai di tanah Papua; Hentikan Segala Bentuk Militerisme dalam Eksploitasi Sumber Daya Alam. Pernyataan 5 poin itu menjadi sikap tegas Aliansi. Aliansi juga berkomitmen untuk akan segera memobilisasi massa untuk menyuarakan tuntutan ini dengan konsolidasi yang lebih besar lagi. (BIKO***)

SUMBER: NAPAS.BLOG

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.