Wednesday, August 22, 2012

Diintimidasi, Petugas dan Pasien RSUD Paniai Oleh Oknum Militer (Tni/Polri)

WEST PAPUA     12:10 AM   No comments


TNI-POLRI USIR WARGA PAPUA
(FOTO:ILST/GOOGLE.COM)
PANIAI (UMAGI)-- Seluruh petugas Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Paniai, Papua, serta pasien yang tengah dirawat meninggalkan rumah sakit sejak Selasa (21/8/2012) malam, akibat intimidasi dari aparat keamanan ((Tni/Polri) pasca tertembaknya seorang anggota Brimob.


Kondisi itu diungkapkan Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat Papua-Papua Barat Donald Haipon ketika dihubungi dari Jakarta, Rabu (22/8/2012).



Donald mengatakan, ketika itu aparat keamanan membawa seorang anggota Brimob yang tertembak ke RSUD. Belakangan diketahui penembakan itu dilakukan oleh anggota Organisasi Papua Merdeka.



Aparat keamanan itu, kata Donald, memaksa petugas rumah sakit agar segera menolong. "Mereka mendesak dengan bahasa-bahasa yang kasar. Padahal petugas sudah berupaya," kata Donald mengutip keterangan relawan di Painai.



Akhirnya, nyawa anggota Brimob itu tak terselamatkan. Merasa terintimidasi, kata dia, seluruh petugas rumah sakit dan pasien keluar dari rumah sakit. "Pasien yang sakit berat dan ringan dilepaskan infusnya lalu pulang. Perawat-perawat juga memilih pulang. Rumah sakit dikuasai aparat keamanan," kata Donald.



Donald belum mengetahui persis berapa jumlah pasien dan perawat yang berjaga ketika itu. Dia mengaku tengah terus mengontak relawan di Pianai untuk mengetahui perkembangan terakhir. "Saat ini putus kontak. Kondisi terakhir rumah sakit belum dicek," kata dia.



Seperti diberitakan, selain menewaskan seorang polisi, lima warga juga tewas tertembak di lima tempat berbeda di Papua dalam enam hari terakhir. Pasca-penembakan polisi di Enarotali, kota itu menjadi lengang. Polisi meminta warga untuk tinggal di rumah.



Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, di Jakarta, Selasa, menuturkan, motif penembakan di Paniai masih dalam penyelidikan. "Saya menginstruksikan agar dilakukan pengejaran terhadap pelakunya," kata Djoko. (Glori K. Wadrianto)

Sumber: kompas.com 












WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.