Sunday, July 1, 2012

HUT OPM Diwarnai Pengibaran Bintang Kejora dan Baku Tembak

WEST PAPUA     11:42 AM   No comments


Bendera Bintang Kejora (Jubi/Lev)
Jayapura (1/7) --- Meski beberapa insiden seperti aksi baku tembak antara TNI dan kelompok yang diduga Organisasi Papua Merdeka (OPM) serta pengibaran Bendera Bintang Kejora (BK) dibeberapa titik saat peringatan HUT OPM, 1 Juli, namun pihak kepolisian mengklaim secara umum kondisi Papua aman.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Yohanse Nugroho Wicaksono  saat dikonfirmasi tabloidjubi.com, mengklaim secara umum kondisi aman terkendali. “Memang ada pegibaran Bintang Kejora, tapi itu hanya Keerom dan Jayapura saja. Kondisi Papua secara umum aman dan terkendali,” kata Yonahes Nugroho Wicaksono, kepada tabloidjubi.com, Minggu (1/7).

Menurutnya, bendera bintang kejora yang berkibar di Keerom terjadi pada empat lokasi berbeda. Sementara di Kota Jayapura di tiga titik. ‘’Kalau yang di Keerom memang wilayahnya Lambert Pekikir. ‘’Dia yang klaim akan mengibarkan bendera pada 1 Juli ini, jadi dugaan kami mengarah kepadanya,’’ ujarnya.

Ia menambahkan, untuk wilayah Papua lainnya seperti Puncak Jaya, Timika, hingga Yapen sama sekali tidak ada pengibaran bendera Bintang Kejora. “Pengibaran hanya ada di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Untuk wilayah lain di Papua tidak ada. Namun secara umum kondisi Papua aman,” tandas Wicaksono.

Dari informasi yang diperoleh tabloidjubi.com diketahui pengibaran BK di wilayah Kota Jayapura terjadi dilakukan di Kali Kampwolker Perumnas III Distrika Heram Waena dengan ukuran bendera 70x100 cm. Di Lereng Bukit belakang Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Kelurahan Waena, Distrik Heram Waena dengan ukuran bendera  50 X 120 cm. Serta Gunung Samping Gereja Dock IV Center, Belakang Hotel Mulia Idaman Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Dilokasi ini ditemukan juga selebaran yang bertuliskan "KOMANDO MRK OPEM PISORIA PA MRDKA?". Ukuran bendera 95 cmx 57 cm.

Selain adanya pengibaran BK, akasi baku tembak antara TNI dan kelompok yang diduga OPM terjadi di Desa Sawia Tami, Distrik Arso Kabupaten Keerom Papua, Minggu 1 Juli sekitar pukul 09.45 WIT. Dan menewaskan satu orang warga sipil, Johanes Yanaprom (34). (Jubi/Arjuna)

sumber: jubi

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.