Thursday, June 7, 2012

"STOP" Kekerasan Pelanggaran Ham di Papua

WEST PAPUA     9:02 AM   No comments


JAKARTA(UMAGI)-- Hari ini (07/06) Mahasiswa dan Masyarakat Papua yang tergabung dalam National Papuan Solidarity (NAPAS), mengelar ujuk rasa damai di depan Istana Merdeka, Jakarta. 


Puluhan warga Papua yang tergabung dalam NAPAS itu dalam orasinya menuntut Presiden SBY-BUDIONO bertanggung jawab atas kekerasan dan penembakan pelanggaran ham yang terus meningkat di Papua.


Dalam aksinya mereka menyerukan hentikan segala bentuk penindasan, kekerasan, dan pembunuhan terhadap rakyat Papua, juga meminta Pemerintah Indonesia cabut jabatan Polda Papua.


Dalam orasi per orasi yang diatur langsung oleh Marten Goo sebagai Penanggungjawab itu disarankan harus suara kekerasan yang terjadi dari hari ke hari terjadi di Tanah Papua hingga saat ini.

Papua harus diselamatkan dari kekerasan, kebodohan demi menyelamat kemanusiaan di Tanah Papua.
Segera hentikan sandi operasi khusus melalui OTK (Orang Terlatih Khusus) oleh kaki tangan NKRI yang sedang diterapkan di Tanah Papua.

“Demi keselamatan Kemanusiaan yang kemas melalui operasi militer langsung dan terselubung yang sedang menuju pemusnahan etnis secara perlahan-lahan atau slow motion genocide” itu perlu adanya intervensi dari pihak ketiga seperti PBB agar segera mengintervensi darurat kemanusiaan di Tanah Papua.

Maka, desakan dari National Papuan Solidarity (NAPAS) :
1. Segera mengusut tuntaskan pelaku penembakan di Tanah Papua
2. Segera adili pelaku Pelanggaran Hak Asasi Manusia 
3. Pemerintah Indonesia harus cabut jabatan Polda Papua
4. Usut pelaku pembakaran rumah rakyat sipil di wamena

Agar Papua zona damai, maka PBB segera mengintervensi Darurat kemanusiaan di Tanah Papua (epi)

sumber: facebook, sms.

,

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.