Wednesday, June 6, 2012

Kepolisian: Polda Papua Bubarkan Paksa Massa Demonstran KNPB di Papua

WEST PAPUA     1:13 AM   No comments



KORBAN PENEMBAKAN MASSA AKSI KNPB SAAT APARAT MEMBUBARKANJAYAPURA (UMAGI)--  Kronologis Aksi Demo damai pada (04/06 2012)  di Numbay West Papua,  Ratusan Rakyat Papua melakukan aksi demo damai di Jayapura Papua dalam rangga menuntut kepada pemerintah Indonesia, dalam hal ini aparat Keamanan (Tni-Polri) untuk terungkap kasus penembakan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua yakni; penembakan 5 warga Papua di Paniai Degewou dan 1 anggota KNPB ditembak oleh aparat di Jayapura pada (01/05/  2012) saat melakukan aksi demo, penembakan terhadap warga asing asal Jerman di Pantai Base G di Jayapura dan kasus-kasus penembakan lainya di Papua. Sejak Aneksasi Papua  ke Kolonial Indonesia dengan Kekuatan Militer pada Tahun 1963 sampai saat ini Tahun 2012.

Rakyat Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melakukan Aksi demo di beberapa titik kumpul sentral salah satunya adalah; Sentani, Expo dan Kota Madja Jayapura, Aksi demo KNPB ini hari dihadang oleh aparat keamanan kepolisian Polda Papua dan BRIMOB, pertama kali pada pukul: 10:20 wp saat masa aksi sedang melakukan perjalanan menuju titik sentral aksi ke arah Abepura, namun pertengahan jalan di kampung Harapan Kepolisian Polda Papua dengan peralatan lengkap, satu pangser alat perang, dua gas air mata, dan 4 truk dalmas Polisi, milik Polda Papua, memalang masa aksi demo di Kampung Harapan pada pukul: 12: 35 wp. Aparat Keamanan menghadang dan mengancam dengan kekuatan peralatan perang lengkap, maka semua rakyat melarikan diri ke pinggiran Danau dan hutan-hutan di kampung Harapan.
Kemudian, dalam hadangan pemalangan para demostran ini, polisi juga sempat keluarkan tembakan hingga 1 warga demonstran tewas 1 warga demonstran kritis dan 2 warga luka-luka. Berikut nama-nama korban dibawah ini:
Nama Lengkap   : Fanuel Taplo
Umumr                 : 29 thn
Suku Bangsa       : Ngalum Pegunungan Bintang-West Papua
Pekerjaan          : Swasta
Keterangan      : Kena temabakan di bagian tangan kiri tembus mengakibatkan kritis,  sebentara dirawat di Rumah Sakit Yowari di Sentani Papua.
Nama Lengkap   : Yesa Mirin
Umur                    : 25 thn
Suku Bangsa     : Kimyal Yahukimo-West Papua
Pekerjaan          : Swasta
Keterangan      : Korban dibunuh setelah ditangkap oleh aparat, namun tidak ada bekas tembakan rupanya dibunuh dengan tangan oleh Aparat Kepolisian dan Brimob Polda Papua. Kemudian, karena Korban tewas, maka pihak aparat dibawah ke rumah sakit yowari.
Nama Lengkap  : Esan Sobolim
Umur                    : 23 thn
Pekerjaan           : Pelajar Mahasiswa
Suku Bangsa     : Yahukimo-West Papua
Keterangan   : Korban tulang tangan kanan patah, aparat memukul korban dengan hulu senjata mengakibatkan tulang tangan kanan patah.
Dalam peristiwa ini 43 Demonstran KNPB ditangkap oleh aparat kepolisian Polda Papua , tetapi belum kami cek, karena pihak aparat dilarang ketat untuk mengecek anggota KNPB yang ditanggap kemarin, dan situasi hari ini di Jayapura masih dalam tekanan aparat militer, semua masyarakat, para pelajar untuk melakukan aktifitas semua warga trauma dan tidak keluar rumah.
Aparat keamanan, terus bungkam demokrasi di  Papua, baru-baru tanggal 23 Mei dalam sidang UPR PBB beberapa Negara anggota merekomendasikan, Indonesia atas situasi HAM di Papua termasuk Kebebasan Berekspresi, dan  Pelanggaran HAM namun Demonstran, kemarin dibubarkan. Perlakuan pihak aparat ini menunjukan bahwa, Menteri Luar Negeri Mr. Natalegawa menyanggal mati-matian di Sidang UPR-PBB itu tidak benar padahal, realita di Papua tidak seperti yang dia katakana, namun yang ada hanya Pembungkaman Demokrasi, Pembunuhan dan Penangkapan, hal ini terbukti.
Fanuel Taplo


Yesa Mirin


Esan Sobolim


ini bukti peluru yang sempat menembak demonstran oleh Aparat di kampung Harapan, namun tidak kena


Anggota Polisi Polda Papua yang melakukan pengejaran terhadap Demonstran KNPB di Waena



WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.