Sunday, October 16, 2011

Gobay : Tak Layak UU Intelejen Diterapkan Secara Utuh

WEST PAPUA     9:23 AM   No comments

UMAGIPAPUA --- Aliansi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua Se-Indonesia (AMPTPI) menilai pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Intelijen Negara tidak layak diterapkan di Indonesia secara utuh. Pengesahan Rancangan Undang-Undang Intelijen Negara justru berpotensi pelanggaran hak asasi manusia di Papua yang rawan kasus kekerasan dan masalah hak asasi manusia.
“Undang-Undang Intelijen tidak menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Apalagi Indonesia multi etnis, suku dan agama,” kata Andy Gobay, Ketua AMPTPI, Jumat (14/10) di Jayapura.
Diakui, pengesasan Draf Undang-Undang Intelijen Negara memperparah pergerakan aktivis hak asasi manusia terutama di Papua daerah potensi kekerasan dan pelanggaran HAM. “Undang-Undang Intelijen mempersempit aktivitas pegiat HAM dan rakyat yang kritis terhadap kebijakan Pemerintah,”.
Diberitakan sebelumnya, Rancangan Undang-Undang Intelijen Negara telah disahkan DPR-RI saat rapat paripurna 11 Oktober Di Jakarta.
Pendiri Forum Demokrasi (Fordem Papua), Jebedius Selegani menilai Undang-Undang Intelijen sebagai pintu masuk untuk melakukan operasi dan penculikan terhadap tokoh politik dan aktivis Papua. “Karena itu, tak usah merancang dan mengesahkan Undang-Undang Intelijen lagi karena sudah ada Undang-Undang Intelijen,” kata Sebedius. (JUBI/Karolus)

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.

VideoBar

This content is not yet available over encrypted connections.