Sunday, October 12, 2014

DOGIYAI: ANGGOTA BRIMOB MABUK, MENGORBANKAN DUA WARGA SIPIL

WEST PAPUA     12:14 AM   No comments


DOGIYAI-- Kejadian pada 08/10/2014, Brimob yang bertugas di Kabupaten Dogiyai Propinsi Papua, mengkunsumsi Minuman keras “MIRAS” membuat masyarakat yang belum salah dapat tangkap dua Orang laki-laki atas nama Selino Dogomo Umur 22 Tahun dan Amoye Yobe Umur 23 pada pukul 17.00 WIT.

Sering saja kita dengar bahwa brimob dan militer Negara Idonesia sangat menghargai hukumnya. Tetapi, kenyataan dilapangan kejadian bahwa Militer mengkonsumsi minuman keras dan mengorbankan masyarakatnya sendiri karena tidak sadar dan terlalu mabuk.

Sangat ironisnya lagi itu tidak menghargai sebagai penegak hukum dan melarang minuman adalah militer Indonesia dan sekarang kita melihat dilapangan kejadian yang terjadi di kabupaten dogiyai papua ini sangat lewat batas Tugas dan Fungsi sebagai seorang militer yang mana amanatkan bahwa militer adalah melindungi dan mengamankan rakyat tetapi sebaliknya militer membawah kehancuran bagi rakyat dan sangat meresahkan rakyatnya.

Tahun lalu pernah komentar oleh komnas HAM bahwa militer Indonesia jangan datang mengantuk-mengantuk di papua kalau mau bertugas tugas yang benar ungkap (Natalis Pigai). Sesungguhnya sangat disayangkan bahwa kejadian diatas ini ibarat (pagar makan tanaman) sebetulnya itu militer harus melindungi rakyat tetapi mala militer menyiksa masyarakat, membunuh masyarakat, memenjarakan masyarakat dan memerkosa masyarakat.

Tolong media manapun harus dinaikkan dan karena keadaan moanemani masih belum aman dan sangat meresahkan masyarakat dogiyai. Fia (SMS) Oleh Andy Pigai

,

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

papuatvnews

Loading...

Free West Papua Videos

Loading...

Aktivis Pro Papua Merdeka

Loading...

Free West Papua Compaign

Loading...