Monday, September 16, 2013

Mimbar Bebas KNPB-PRD Timika: Penentuan Nasib Rakyat Malanesia Papua Barat melalui REFERENDUM

WEST PAPUA     1:58 AM  

TIMIKA--- "Penentuan Nasib Sendiri Bagi Bangsa Malanesia Papua Barat melalui REFERENDUM".  tertulis dalam salah satu spanduk memperingati hari Demokrasi Internasional, senin (16/09/2013). Ribuan masa yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) wilayah Timika menggelar mimbar bebas ibadah bersama untuk memperingati hari Demokrasi Internsional pada hari ini,  dilapangan terbuka Yayanti sampan Timika. Masa aksi mimbar bebas dengan mandi keringat semangat yang luar biasa mendengar dan mengikuti jalannya kegiatan tersebut.

Pantauan media ini, awal pukul 08:00 masa berkumpul dilapangan. Dijalan-jalan aparat gabungan mulai menghadang dan melarang untuk masyarakat kota Timika memasuki tempat kegiatan. Pukul 09:00 aparat keamanan masuk menguasai titik aksi lapangan terbuka Yayanti dengan Mobil Avanza 15 buah,  4 truk Polisi, 5 mobil Patroli, 3 buah pansel dengan  peralatan lengkap.

Namun, masa mulai berkumpul dengan menggunakan motor pribadi, menggunakan truk, dan ada yang jalan kaki dari berbagai sudut kota Timika, sepert Kwamki Narama & Sekitarnya SP3, SP5, SP6, SP9,Iwaka,SP7, SP12, SP13, Jayanti, Kuala Kencana  & Sekitarnya, Pomako, Killo 11,kilo 7 SP1,SP4,  SP1,SP. dan dalam Kota & sekitarnya langsung masuk lapangan Yayanti Sempan-Timika. sampai jumlah masa yang ikut  tidak  bisa terhitung, karena di lapangan Yayanti penuh dengan masa.

Masa aksi yang hadir dama kegiatan memperingati hari demokrasi Internasional adalah Pemuda, pelajar, Ibu-ibu, dan Bapa-bapa, didalamnya mereka mengiasa atribut budaya Papua dari berbagai suku yakni 260 suku yang ada di Papua.

"Dalam Ibadah yang dipimpin oleh  Parleman Rakyat di bidang Agama beliau menyampaikan dalam ada waktu untuk menderita dan ada waktu tertawa, dan ada waktu dijajah dan ada waktu untuk merdeka, semuanya sudah mengatur rancangan Tuhan ALLAH, jadi Jangan Bosan Berjuang Papua merdeka. saatnya kita berjuang mengtamakan Tuhan. maka lama atau cepat pasti Papua merdeka," Pungkasnya.

Ini tuntutan aksi dan memperingati aksi mimbar bebas Timika yang dijelaskan oleh ketua KNPB Timika Steven Itlai. bawah (1). Mendukung kebijakan Perdana Menteri Vanuatu,Mr. Moana Carcases Kalosil untuk membawa Masalah Papua dalam  sidang Tahunan PBB yang akan dimulai pada tanggal 19 – 20 September 2013 mendatang.

(2).Mendesak  MSG Segera menindak lanjuti Keputusan KTT MSG yang sudah dilaksanakan pada  tanggal 18 Juli 2013 lalu. Hal ini  sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh  Ketua MSG Mr. Victor Tutugoro yang mana mendesak para Peminpin MSG untuk mencari penyelesaian bagi pembebasan masalah Papua Barat pada hari  Senin 26 Agustus 2013 lalu.

(3).Memperingati tanggal 15 September sebagai Hari Demokrasi Internasional yang ditetapkan oleh PBB,  mendesak kepada Pemerintah Indonesia untuk menghargai dan memberikan ruang demokrasi seluas-luasnya bagi bangsa Papua Barat. 

(4).Mendesak Pemerintah Indonesia segera memberikan kebebasan kepada rakyat Papua Barat  sesuai hasil KMB di Den Haag-Nederlnd 1949, Komitmen Pemerintah Kerajaan Belanda lewat Pidato Ratu Juliana 1960, Pasal 18 bagian b -Perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962 dan UUD 1945).

(5). Untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah PNG yang mengijinkan membuka kantor Free West Papua Campangin “Sorong to Samarai.”
Acara di tutup dengan doa.

Semua hasil tuntutan aksi mimbar bebas dan ibadah bersama tersebut, dari Setiap wilayah adat dari Sorong sampai Samarai menandatangani sekaligus  mendukung lima pernyataan KNPB-PRD Wilayah Timika.

Dari salah satu  tujuh wilayah adat Papua, yakni dari Sairery (Biak-serui) diwakili oleh Perempuan Papua, dia mengatakan dengan Tegas bahwa  Papua Merdeka-Papua Merdeka itu tujuan saya datang, arena kebutuhan mendasar Orang Papua adalah bebas dari  Indonesia  (UN/Admin)




WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

papuatvnews

Loading...

Free West Papua Videos

Loading...

Aktivis Pro Papua Merdeka

Loading...

Free West Papua Compaign

Loading...