Friday, May 11, 2012

Warga Dipukul Oknum Militer Indonesia Saat Tolak UP4B Pimpinan Bambang Darmono di Nabire

WEST PAPUA     2:36 AM   No comments


NABIRE (UMAGI)--- Dua orang warga sipil, Selvina Muyapa dan Melianus Nawipa dipukul oleh aparat Kepolisian Resort  Nabire, ketika terlibat dalam aksi demo menolak kehadiran Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono bersama rombongan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) di Kabupaten Nabire, Papua, siang tadi, Kamis (10/5). 


“Kedua orang itu dapat pukul dari aparat kepolisian saat demo tolak kedatangan Bambang Darmono dan team UP4B dari Jakarta,” kata Yones Douw, salah satu kordinator aksi.

Menurut Yones, saat terjadi pembicaraan antara aparat kepolisian dengan massa aksi, sempat terjadi keributan kecil akibat kesalahpahaman, sehingga terjadi benturan fisik yang dilakukan oleh aparat kepolisian. 


“Ada yang sedang dirawat di RSUD Nabire, dan ada yang berobat sendiri di rumah,” katanya ketika dikonfirmasi suarapapua.com, tadi sore. 



Siang tadi, ribuan masyarakat Kabupaten Nabire yang menamakan diri dari Koalisi Masyarakat Papua Barat  “memalang” bandara udara Nabire.

Mereka meminta agar Bupati Nabire, Isais Douw memulangkan Ketua UP4B bersama rombongannya dari Nabire, karena UP4B telah mendapat berbagai penolakan di tanah Papua. 


Akhirnya, Ketua UP4B bersama rombongan meninggalkan Nabire dan menuju kota Jayapura dengan pesawat operasional milik UP4B yang sedang diparkir di hangar Bandara Udara Nabire. 



Hampir semua tempat di tanah Papua telah menolak sosialisasi UP4B yang dilakukan oleh Bambang Darmono bersama teamnya. (OKTOVIANUS POGAU)


Sumber: Suara Papua 

, ,

WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 SILAKAN BERKOMENTAR :

silakan komentar anda!

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

papuatvnews

Loading...

Free West Papua Videos

Loading...

Aktivis Pro Papua Merdeka

Loading...

Free West Papua Compaign

Loading...