Friday, February 10, 2012

Liput Demo Papua Merdeka, Wartawan Asal Ceko ditangkap

WEST PAPUA     12:37 AM  

MANOKWARI (UMAGI) -Polisi mengamankan seorang warga negara asing yang terlihat memotret kegiatan demokrasi West Papua National Authority (WPNA) di Manokwari, Papua Barat, Rabu (8/2/2012) ini.

Saat ini, turis warga negara  Ceko itu masih diperiksa di Polres Manokwari. Warga negara asing (WNA) itu ditangkap di depan Kantor DPR Papua Barat, saat sedang memotret unjuk rasa WPNA atau Negara Republik Federal Papua Barat. Lima orang anggota intel dan aparat Polres Manokwari mengamankan WNA itu ke dalam truk Dalmas. Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.30 WIT.

Selama satu jam lebih, turis yang datang dengan visa wisata dan mengaku tujuannya Pegununggan Arfak dan Anggi, itu ditanyai polisi. Pihak imigrasi juga didatangkan, untuk menindaklanjuti penangkapan pria asing yang bisa sedikit berbahasa Indonesia.

Belum diketahui tujuan dia datang dan memotret demo itu. Masa izin tinggal pria asing berusia 34 tahun, bertubuh jangkung dan berambut coklat itu dari 2-10 Februari.
Unjuk rasa ratusan massa pendukung WPNA yang dimulai dari GOR Sanggeng ke Kantor DPR Papua Barat, bertujuan menuntut dibebaskannya dua tahanan politik yang ditahan saat Kongres Rakyat Papua III di Jayapura, 19 Oktober 2011.

Kedua orang itu adalah Presiden dan Perdana Menteri WPNA Forkorus Yaboisembut dan Edison Waromi, yang pada hari ini menjalani sidang kedua di Pengadilan Negeri Jayapura.
Pengunjuk rasa berorasi, agar terdakwa segera dibebaskan, bahkan sempat juga sejumlah orang mengibakan bendera bintang kejora. Aksi berjalan damai, meski sempat terjadi keributan kecil. (kompas)



WEST PAPUA


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

Google+ Followers

Translate

Followers

NEWS

papuatvnews

Loading...

Free West Papua Videos

Loading...

Aktivis Pro Papua Merdeka

Loading...

Free West Papua Compaign

Loading...